Showing posts with label Reality. Show all posts
Showing posts with label Reality. Show all posts

Friday, July 20, 2012

"LOVE- AFFECTION - BELIEVE''

Saya sedang bingung saat ini. bukan bingung karena hal serius yang biasa orang lain pikirkan tapi, ini adalah suatu hal yang mungkin bisa saja bisa dibilang penyakit menular yang tak ada obatnya kecuali Rasa cinta dan percaya. mungkin banyak yang bertanya, kira - kira apa, ya.. yang bisa kita lakukan saat jatuh cinta? merasa gila, salah tingkah atau mungkin.. Cemburu?

Hey! Rasa cinta itu bisa saja dianggap sepele oleh siapapun! bahkan saya pun sempat menjadi orang yang meremehkan 'Love feeling'. tapi sekarang? saya merasakan sebuah 'Love feeling'. Cinta pada seseorang bukan berarti kita ingin memilikinya bukan? Mencintai seseorang bukan berarti kita harus menyatakan padanya, bukan? cinta pada seseorang juga bukan berarti, kita harus mencintai orang lain, ataupun lawan jenis bukan? Cinta itu tidak bisa diartikan sebagai rasa suka atau ingin memiliki. tapi, menurut saya, cinta adalah rasa Sayang dan saling mengerti.

Saya sekarang sedang pusing karena wajahnya selalu saja menghantui pikiran saya. saya sebenarnya ingin berbicara dengannya, saya ingin sekali menyapanya, saya ingin sekali bercanda dengannya. tapi.. saya malu. saya ingin sekali menjadi orang yang fleksibel di segala suasana saat bertemu dengannya.

Namun, apa boleh buat, kenyataan ini harus saya terima, bahwa, saya adalah orang yang kikuk. saya tidak bisa mengendalikan rasa emosi saya saat ini. saya takut, kalau terlalu banyak memikirkannya, nanti, malah kecewa saat cemburu olehnya!

Tapi, sekarang saya sudah memiliki prinsip tersendiri. Love Him or Never. maksudnya,. kalau kita menyukai seseorang, kita harus siap untuk menerima akibat dan hal yang akan menimpa diri kita.

terkadang saya merasa bingung dengan teman-teman saya yang bisa dengan mudahnya menyukai seseorang lalu dengan blak-blakan berbicara dengannya. saya juga bingung, bagaimana bisa seseorang bisa menyatakan perasaannya dengan mudah.

Tapi, sekarang saya tahu, apa rahasia mereka. Keberanian. tapi sayang, saya tak punya itu. saya sangat kagum dengan seseorang yang memiliki rasa 'Keberanian' itu.

Saat ini, saya sedang tidak ingin memikirkannya. saya hanya ingin memikirkan sekolah!!! saya harus bisa tunjukkan pada semua orang yang dulu pernah meremehkan saya kalau saya ini, bisa!



untuk seseorang yang disana! gue bakalan ngeliatin ke lo bahwa gue bisaaa!!!!





Wednesday, June 13, 2012

NOT A STORY

Really, this time, my mind just like gonna explode! so many things that i am thinking of. no more thinking about that damn boy, or that damn girl. i just wanna think about my precious person that i left on my hometown, i just wanna together with them, i just wanna closer with them, but, i know that i have a family here, and you, know? i very love my family in here too, just a notice that they're(my relation), are a whole means for me, i have know that i wasn't a good person, i couldn't make them happy as they wish, i know they were love and missed 'before   me' , that i was nice, polite and have a passion to study, but now? i just cannot fulfil it.

I just think that i couldn't do it by myself, i don't like myself this time, i cannot do everything well, just like unaccomplished mission, but, that's okay i just promising myself to be better, and better at the Highschoo, i won't underestimate everyone, and any kind of subject lessons, score or anything, i just want to be like my sisters, that both of them were Smart, Kind, and Patient person.

I just have one thing that i ever fulfil it, yes, to be a star of class. because automatically, if i smart, i could make them happy and relieved.

Then i just decide my-my-my and very-very-very crucial thingg in my whole life until i die, is for my family, my mother, father, sisters, brother, aunt and my grandmother.

Okay,
Hold on a deep breath, and say a word in your heart.
"Do Not Let Anyone said that you cannot to anything!"
"誰もがあなたがそれを行うことはできませんと言ってはいけません"
"누군가가 당신이 그것을 할 ​​수 없다고 말했다 놓치지 마라!"



(◡‿◡✿)





Tuesday, April 3, 2012

STORY 19


13 Days After
"Livia! Ayo! cepat, sayang!" Panggil seseorang dengan suara yang lemah lembut, familiar buatku, Mama.
"Iya, Ma... ini aku juga sedang memakai sepatu!" Jawabku.
"Ok, Mama tunggu di Mobil, ya!''
"OK!" Teriakku.

Sekali lagi, menyimpulkan tali sepatuku.. dan.. Ya! selesai, sekali lagi aku berkaca, menatap wajah dan seragamku, rambutku dikuncir setengah, rapi sekali. terjuntai sampai pinggang. Ikat Rambut berwarna Orange, seragam putih-biru yang sangat bagus. ya. Perfect , pikirku.

Tin! Tin! Suara Klakson mobil Mama, mobil kesayangannya,  Aston Martin One-77. dia dapatkan dari 

Daddy, saat ulang tahun perkawinan mereka. Aku pun bergegas menuju lantai dasar. berlari menuju mobil.
"Livia! kamu ini bagaimana, sih? lihat! sudah jam berapa, ini?!"
Aku hanya diam.

Sesampainya di sekolah, aku langsung menuju kelas, aku datang di urutan ke-2. yang pertama adalah Ray, pacarnya Tessa sahabatku.
"Hei, Ray" Sapaku.
"..."
"Sombong banget, sih!" kesalku sambil berjalan cepat, tak kusadari ada air di dekatku, di depan Ray, aku pun terpeleset. AW! Malu Sekali, Ray langsung menangkapku. aku sama sekali tidak bisa sadar diri, dan itu benar-benar Romantic. Dan tanpa disadari, Tessa sudah ada di depanku dan Ray bersama.

"Kalian, sedang apa?"
"ti.. tidakk. Tessa.. kumohon, ini bukan seperti yang kamu bayangkann" selaku sambil Ray melepaskan tangannya dariku.
"Sudahlah, Livia.."
Tessa pun pergi berlari, dan bodohnya aku dan Ray tidak mengejarnya. dia pun menangis dan menceritakan semuanya kepada teman-temanku, sepulangnya dari sekolah, teman-teman menahanku. dan langsung menarik rambutku dengan kasar.
"Hei! bocah genit! tega sekali, kamu mengambil Ray dari Tessa!"
"Teman-teman, ini tidak seperti yang kalian bayangkan!!"
"DIA BOHONG!" Tiba-tiba Tessa muncul.
"Tessa? jadi, kamu yang menyuruh mereka?" jawabku tak percaya.
"YA! dan aku tak akan memaafkanmu, dasar Genit!"
"Jadi.. Tessa, mau kami apakan dia?" Tanya teman-temanku,
"Cekik dan lempar dia ke sudut meja!"
"Baik!"

Seketika itu, Aku sedang di ceking dan tanganku disayat, sakit sekali, dan sangat berpas-pasan, mereka tidak menutup pintu, Ray dan Mama! Mereka melihatku sedang di Bully,

"SESA!!" Teriak Mama panik melihatku sudah berlumuran darah dan membiru.
"Apa yang kalian lakukan? Tessa?" Ray terkejut melihat Tessa.
"Mama..? Ray..? tolong aku.." isakku.

Mama langsung membawaku, dan Ray langsung membantuku. sementara, Tessa dan teman-, kabur.

Aku di Rawat di Rumah Sakit. selama 1 bulan aku dirawat di sana. Mama yang tidak terima atas perlakuan Tessa dan Kawannya, melaporkan ini ke pihak kepolisian dan Sekolah. mereka pun ditahan selama 6 bln karena kekerasan dengan dikeluarkan dari sekolah. sebenarnya, aku tahu, Tessa tidak bermaksud melakukannya, tapi, Mama sangat Tegas. ia tetap tidak ingin membebaskan Tessa dan Kawannya keluar dari penjara walaupun aku yang memohon. Daddy juga sangat Marah kepada mereka setelah mengetahui hal ini dari Mama.

Setelah Sebulan, aku kembali bersekolah seperti biasa, semua orang berkata kalau mereka itu mencemaskanku. aku pun menenangkan mereka dengan berkata bahwa aku baik-baik saja.

Tiba-tiba, saat aku sedang sendirian di Rumah, aku langsung sesak nafas, Mama sangat panik, lalu langsung menelpon Daddy. Daddy pun pulang dan langsung membawaku menuju RS terdekat. di Sana, aku langsung diperiksa dan di Check di Laboratorium. Hasilnya? hanya ibuku yang tahu.

Setelah Mereka,(Dokter, Daddy, and Mama) selesai mengobrol soal penyakitku, Mama pun menyarankan agar aku Home-Schooling saja. tapi, aku menolaknya dan berkata, "Untuk apa?" tapi, mereka tak bisa menjawab. Setelah 10 Hari aku Opname, aku semakin tidak karuan saja, Sekarang, Dadaku benar-benar sakit! Aku merasakan ada sesuatu yang menyumbat paru-paruku, aku pun pingsan, dan langsung dibawa ke RS Internasional, di sana, aku Koma, lalu setelah hari ke 12, aku merasa kalau ajalku sudah dekat dan akhirnya, Mama dan Dokter memberitaukan soal penyakitku, aku terkena Kanker Paru yang sudah Stadium 4! aku sangat terkejut, dan Doker memvonisku, bahwa, sisa hidupku hanya 1X24 Jam Saja! saat itu juga Mama menangis sangat kencang yang melihatku, putrinya sudah tidak berdaya dengan berbagai selang sebagai penyambung hidup melilit jaringan tubuhku. Aku hanya bisa tegar. Waktu menunjukkan puku 22.00, waktuku tinggal 2 jam, dan kurasakan itu, tubuhku bergetar tak karuan, dengan sakit yang luar biasa pada Paru-Paruku, Sesak Nafas kualami, Mama hanya bisa berdoa semoga aku tidak diambil oleh-Nya. namun, apa yang mau dikata apabila takdir menjemputku. tepat pukl 00.01, tepat di Hari ke-14 di Bulan April, Ulang tahunku yang ke 13, Gadtorade  menunjukkan garis lurus.

Thursday, March 22, 2012

STORY 15

I was feeling like in a horror movie, Paranormal Activity 2! I scary in my house cause my little cousin still crying in 1 hours i thought, cause then i see him like-saw-something. I was really scared by it. it's okay, and i know this is night of friday, i believe he saw something. but, i can expect that easily like that, Ya Allah, my God, please help me and my cousin to stop worried.

I can't get trough this night! what a scary night, i beg nothing impossible, i was really disappointed cause this time i heard my cousin crying, i was sad too. my bad-illusion came. I was thinking of something scary! noo! i hope this diary may help you to pray for me, please, i love you all!

Friday, March 16, 2012

STORY 12

Who do you think you are?
I look at every step i make, so i go ahead, and the stupid things, i choose the wrong ones, say sorry doesn't change anything. I have doing something that i will ever forget, i have ignore that signals. i'm sorry i was too fast to take it.

Once, i have someone i like, just like, then love, then love, and at last he hates me i thought. so i decided to take it back but no one help me, i wanna became at my first time i met him. I wanna became something useful for it. but it was too late, because there is one jerks, is a girl who breaking all off it, i wish she had something happen like me right now, she acting like she know all about me, Who do you think you are? i just know you at this first time same as him.

I just relly disappointed at school! at home too, i don't know, what does my mom meant to do this! she is really an anger woman, or a lovely woman? She said my Daddy is a chameleon!, i tought she same too, she is like an chameleon too! Sometimes she was angry, sometimes she was like an relly-like-angel.

Nothing! i don't care a-bout anyone in my house! in School, everyone said that i was smart? what? repeat it again? Smart? Did it broke your hearts? I feel it like a slander, no one said truth to me. I cannot believing anyone in this world except my God, Allah SWT that always beside me, whwn i was sad, happy, angry. 

In my house there is one Really Suck-Fuck-Jerk-Face-Like Angel. She is always acting good in every season i thought. She is like a pig nose, i relly hate her! i don't want her, i really fed up with all this.

 i-too-force an eager-to-have you. but i still like you, in 10%, not 100%. 

I'm Sorry, I hope you understand who did i say in my story above, I was Thankfully to tell that. 

Saturday, March 10, 2012

CRAZY-SMART CLASS

Gak kerasa, ketemu sama teman-teman 95 tinggal beberapa bulan lagi, kayaknya, baru berapa bulan deh, masuk ke kelas 95. Kelas ini dibimbing oleh seorang guru Bahasa, ciri-cirinya, dia cewek! memakai jilbab dan perhatian banget sama muridnya, namanya Bu Hendarsih. Terus pemimpin Kelas kami yang gak tau minum obat apa sampai bisa sepintar itu, wakilnya   Ehm.. I Cannot comment anything    SORRY. 

Kita punya teman-teman yang sedikit aneh, namun sesuai kata pak Budi As. 'CERDAS'. Sebenarnya, saat pertama masuk di 95, Gak ada yang kukenal kecuali mantan 82. Seharian melongo melihat anak 95. kira-kira, mereka bakal jadi Temanku gak, ya? pikirku. 

Waktu hari pembagian kelas aku gak masuk, aku bingung, mau taruh tas dimana? soalnya aku dateng pertama. aku gak punya teman lain selain yang kukenal. Ketemu Bunda, terus duduk deh sama dia, terus ketemu teman-tem,an yang lain, setelah melewati hari yang melelahkan bersama, aku mulai berpikir, untuk mengganti pikiranku bahwa kelas ini ' Membosaaaannkan ' menjadi ' Sangaaaat menyenangkan '.

Semakin lama, aku merasa betah dan gak ingin keluar dari 95(Tapi kan, gak mungkin.. -_-") Menurutku, 95 juga gak seburuk yang kupikirkan, pertama kali aku lihat keadaan kelas, sunyi. lalu, mulai beberapa minggu, beberapa kejadian yang sangat membuatku senang dan mulai tertarik untuk membangun Chemistry di Kelas 95 ini. ya, dan sampai sekarang tak ada perasaan bosan untuk berada di 95. 

Sampai Maret ini, kita tetap Happy walau sedang dalam keadaan terpuruk, -__-'', menurutku 95 memiliki Potensi yang sangat tinggi. Semua anak-anaknya juga unik dan pintar,      Tentu Saja tidak Pintar dalam semua hal, tetapi, kami memiliki keahlian masing-masing, dan saling melengkapi, sehingga membuat kami kompak. kami pun berbeda dengan kelas lain. Kami punya cara sendiri untuk saling memotivasi. Dari yang  desain almet misalnya, kita melakukan polling warna dengan waktu yang lama, hasilnya pun simpel, gak ribet, tetapi agak mahal. Ya, gak apa-apa deh, yang penting kita bisa mendapatkan Almet yang bagus dan berkualitas. 

Kalau dipikir-pikir, buat nulis kisah 95, perlu buku yang banyak, soalnya kisah 95 itu panjang banget. Nomong-ngomong..Sorry ya, for all 95 students, that i was an annoying girl, that, i cannot be better than before, :c , so Sorry.

Minggu ini, full activity, tapi, 95 teap aja harus jadi yang terbaik. Semoga ntar TO, nilai kita akan jadi yang terbaik, dan semuanya sehat-sehat aja, 'v', jangan sampai ada yang sakit. Ok?

Maaf bila ada kata yang salah, ataupun menyinggung, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! (lho kok nyambung ke pidatooooo??)

    Regards,


   Putri Savira
 (TLON member)

Friday, March 9, 2012

I'm Still Alive.

Udah lama gak Posting membuatku sedikit 'bored' di Rumah, aktivitas sekolah yang menuntutku harus belajar dengan keras, pulang sore, dan naik angkot pun, telah merubah jadwal seharianku, apalagi sekarang, Maret! 1 bulan tuh penuh dengan ULANGAN!
5-9 Maret : Ujian praktik.
12-15 Maret : TUKPD II (Wish me luck!)
16, 19, 20, 21, 22 Maret : UAS
dllll...

tapi, untuk hari ini setelah mengerjakan soal "Detik-Detik Ujian Nasional" Matematika 50 halaman, aku diizinkan untuk Online! Thanks God! tapi, gue berpikir bahwa gue baru pulang dari Planet Pluto yang sudah hilang ditelan Black Hole. aku masih HIDUP! Aku akan tetap memposting Cerita yang menarik! Pray for me, yah? for my Score at National Exam? Allright?

Saturday, March 3, 2012

STORY 10

Hasfiella's Fortune Grapes.
Once upon a time there was a girl named Hasfiella, she had 4 bad sisters. Her sister was, Emily, Emilia, Sasa, and Grace. And her Stepmother is Candella, her Dad is already passed away, cause it, Hasfiella always look for her own fortune, she was always alone with a bonfire, and before you known, she is live outside the house, she is always sleep unwell, cause there is no any soft thing she can sleep at it, she always wish that she can live inside a room once. but it's no use, her Stepmother, Candella, always angry if Hasfiella stands her feet on the House floor at night, same as her 4 sisters. 

Once day, there were a lot of girl came onto her house when Hasfiella brushing the horse. They were beautiful, They are a grandee woman, they spoke france, she said to all of those grandee woman that her four stepsisters aren't in house.

the woman back to road for go home, after it, that women give Hasfiella some grapes, Hasfiella smiled at that Grandees and said "Thank you, Madame!!"
"Yes!"

She Smiled again, and she said in herself, "thanks god, i can eat tonight!"
and who's knows, after eat one of that grapes, she always got 3 fortune, but her family knowing about this and wannna steal that grapes but always ended up with failure, then, one of her stepsisters try to act like Hasfiella when the Grandees are come. 

Yes, she did that, she act like a Maid, then brushing a horse, when the Grandee coming, one of them asking Hasfiella's stepsisters to brush that horse lovely, but who's care? think that stepsisters, she will do anything but this is crazy! to brush that horse! then, with unfaithful feeling, Hasfiella's stepsisters, brush that horse unlovely and made that horse hurt, the grandees still giving her a grapes, but now, a black one, no care, the important one, she could got that special, magic Grapes,! 

The Grapes didn't work as her wish, everytime she eat that, there always 5  bad luck for her, she is give up, then sick, Hasfiella always advising her sister to not did that, but they aren't heard Hasfiella, instead, they were said that Hasfiella is Jealous to them, Hasfiella always said that she wasn't jealous of anything, but it doesn't gave anything, over time, all of Hasfiella's family is dead, then, 3 years after, Hasfiella is living in her Aunt house near the castle.there still one grapes, her aunt beg to Hasfiella that grapes will be giving to her, and Hasfiella was agreed, and gave that little little tiny grapes, the first thing she had to wish in fact, to marry with prince, to be rich forever, and to be a nice woman forever. but now there is no any grapes left, but that wishes are came true when Hasfiella ate the remaining stem of her grapes, Soup that stem. She was happily ever after.

~The End~

STORY 9

My Life is for Living Here.
Matahari bersinar seperti biasa, aku mengambil kameraku, lalu kupotret matahari pagi yang indah ini. tiba-tiba, seorang wanita cantik, umurnya sekitar 45 tahunan, ya, dia adalah mamaku, namanya Swealish, dia baik sekali, menurutku, dialah ibu terbaik di dunia.
"Zas, kalau mau sarapan, berhentilah memotret, lalu turun ya! jangan sampai Sandwich Kornetmu tak enak!"

"Ya, mamaaaa.. mama gak lihat apa? ini matahari yang bagus!!"
"iyaa, mama tahu! tapi kan matahari memang seperti itu..! tak akan berubah, Zasara!"
"...."aku diam.


Mamaku pun turun dengan perasaan tenang, menarik napas, lalu melangkah turun dari kamarku. aku turun dengan Sweater di pundakku. rambutku terurai tebal, warnanya kecokelatan. tubuhku sedikit langsing dengan kulit yang sangat putih! namun, semua itu gak membuatku bangga, aku justru bertanya, mengapa aku berbeda dengan kedua orangtuaku? mereka tak seputih kulitku? apa aku bukan anak mereka? Ah, sudahlah, kita tak boleh berpikir seperti itu! bagaimanapun, mereka sudah menyayangi kita. betul, bukan?

"Zasara! ini! berikan Omelette ini kepada Ayahmu! dia sedang ada di bukit Golf dekat rumah kita bersama teman-temannya,"
"Iya, Ma."

aku pun bergegas menuju Hallovestrine Golf Park. tempat ayahku meluangkan waktu pensiunnya dengan teman sebayanya.

Aku sampai. langsung kutemui ayahku.
"Ayah! ini Omelettemu!" kataku dari kejauhan.
"Iya! letakkan saja!"
"dimana?"
"Di Sana! dekat meja yang ada tas ayah!"
"aku pulang ya, Ayah!"
"Yaaaaaa!!"

Aku pun pulang tak sabar untuk mencoba Sandwichku! Yummy! pasti enak banget! pagi-pagi.......!!
sesampainya di rumah kucari mama. tak kutemukan!
"Mama??"
"...."
"Mamaa??"
"........."
masih tak ada jawaban, akhirnya, kuberanikan diriku untuk mencarinya sendiri, aku takut, ia jatuh dari tangga. benar saja, dia pingsan dekat tangga dengan darah di dekat pelipisnya.

"Mama!"teriakku.

aku bergegas menuju telepon berteriak meminta tolong kepada Om Frans, Ambulance, segalanya. dengan segera, om Frans datang membawa sebuah kain basah. dia pikir ada kebakaran, namun, setelah melihat mama yang terbujur lemas dekat tangga, segera ia angkat mama, lalu pergi ke mobilnya, aku ikut, aku langsung kunci rumah. aku tidak memikirkan ayahku yang sedang bersenang-senang bermain Golf. Yang penting mama baik-baik saja.

5 menit menuju Rumah Sakit dekat rumahku saja sudah membuat mama kehabisan darah. aku bodoh sekali meninggalkan mama tadi! puikirku.

Eh! Aku ingat! aku harus segera pergi menuju Sekolah karena ada seorang temanku berulang tahun! aku sudah janjian. tapi, nanti mama sama siapa? ya sudahlah, lebih baik aku tinggal saja di sini, temani saja mama.

temanku menelponku, segera kuangkat.

"Zasa! kamu kemana sih!!!!"
"Sorry, Sesa, gue mesti jagain mama gue yang lagi sakit,"
"okd, semoga mama lo cepet sembuh ya..!"
"Ia.. Thanks ya, Sa."

esoknya, aku harus sudah bersekolah, aku berangkat tanpa mama. biasanya, aku disiapkan masakan yang lezat untuk berangkat, tetapi sekarang tidak.

Sesampainya di Sekolah, aku berpasan dengan Desta, cowok yang sama sekali gak aku ingin lihat pagi ini. dia anak tertampan di sekolahku. Aku bilang sih, dia biasa aja. kata orang dia itu Playboy, Iya sih! gak diomongin juga dia itu Playboy! gayanya selangit!
Setiap ketemu sama aku, pasti dia menutupi mulutnya dengan sweater yang melingkar di lehernya.
"Selamat pagi, Zasara Sessiana Desta!"
Hah? kayaknya namaku gak ada 'Desta'-nya deh!
"Zasara Sessiana, aja!"
"Hah? bukannya kita udah jadian, ya?"
"Belum! Dasar Playboy!! dan gak akan pernah! pergi sana!" kataku sambil menghentakkan kaki keluar dari area milik Desta sekarang.
"Zasara! Kamu Cantik banget deh! aku jadi suka sama kamu!"
aku berhenti berjalan.
"Beneran!"
aku tak peduli, dasar Playboy Kalengan! pikirku.

di kelas berita Desta nembak aku sudah menyebar kayak virus!
"Zas! lu udah jadian sama Desta, ya?"
"Enak banget sih!"
"eh, ntar kenalin gue ke Desta yaaaa!!"
"Pajak Jadiannya, dong!"
dan sebagainya terlontar dari bibir teman-teman saat aku sampai di tempat dudukku.

"Gak!! gue kasitahu yah, sama kalian semua! gue itu, gak suka sama Desta!! dan gak akan jadi pacarnya!"
teriakku.
"Masa' sih? gak terpengaruh dengan ketampanan Desta?"
"Gak! ketampanan gak bisa beli apapun!" teriakku.

aku sebenarnya gak bisa marah, tetapi teman-temanku sudah kelewatan! mereka mengejekku! ya sudah, kalau mau pacaran sama Desta, pacaran aja, sana!

tiba-tiba, suara dari mikrofon petugas piket berbunyi, Perhatian, perhatian! Siswi yang bernama Zasara Sessiana dari kelas XII RSBI 1, harap segera turun menuju ruang Kepala sekolah, karena ada hal penting yang perlu disampaikan, terima kasih!. Namaku dipanggil, aku tak peduli, aku langsung saja menuju Ruang kepala Sekolah, di sana, sudah menunggu Ayahku yang sedang menangis bersama Pak Rudolph, Kepala sekolahku.
"Maaf, saya Zasara Sessiana,"
"Oh, nak Zasara, silahkan duduk," kata pak KepSek.
"Berhubung dengan masalah keluarga, saya turut berduka cita atas meninggalnya..." belum selesai beliau berkata, aku sudah memotongnya.
"Siaappa? Si.. Sii.. apa yang meninggal, pak Rudolph?"
"Maaf, nak, ibumu telah dipanggil oleh tuhan, semoga arwahnya tenang di sana,"

Seketika, aku diam kaku seperti patung. aku tak percaya, apa secepat ini mama meninggalkanku setelah matahari yang tebit begitu indah? Aku pingsan. ayah langsung menangkapku, begitu pula Pak Rudolph. ayah masih terisak dalam tangisnya.
Wanita Menangis"Ma..Mama?"
"Iya, sayang, mama sudah pergi meninggalkan kita,"
"TIDAKKKKK!!! kembalikan semuanya!!" teriakku histeris.
"Tenanglah! tenanglah, nak Zasara! jangan berbuat demikian! ibumu tentu akan sedih kalau mengetahui ini!" tegur pak Rudolph.
"Kenapa? kenapa secepat ini?"
"Saya juga akan memberikan Beasiswa yang sangat besar untukmu, jangan bersedih lagi, ya?"

aku mencoba berdiri, namun sesak rasanya, aku ingin uang ini kupakai untuk mamaku yang sedang ada di RS seharusnya! tetapi, malah pergi meninggalkan kami duluan, aku sesak sekali. aku mencoba tersenyum, tapi tak bisa, kukuatkan, aku tersenyum, pura-pura merelakan mama, tapi, sebenarnya tak bisa, kubisakan. aku pun tersenyum dengan terpaksa, Ayah juga mengatakan kepada Kepala Sekolahku, kalau aku harus langsung pindah ke desa! aku pun gak percaya, tapi, aku terpaksa meninggalkan kota kelahiranku dan pindah ke rumah nenek. Selamat tinggal, Messy, Sesa. teman baru yang kuanggap sebagai boneka emasku. dan selamat tinggal, Destaputra Haya, pangeran yang tak pernah ada!

Friday, February 17, 2012

STORY 6

LOVE LETTER
Love Letter
Semua berawal dari Love Letter, ya, Surat cinta. aku menulis surat yang sama sekali belum pernah kubuat. tentu saja untuk orang yang kusukai, namanya, Kid, dia gak cakep banget, atau bagus sebagaimanapun, aku gak peduli, tapi, dia orang yang aku sukai, aku juga gak tahu, kenapa aku bisa suka sama dia, tapi, ya, sudahlah, cinta kan gak memandang apa-apa.. namaku Ruri, kelas IX SMP. Kid menurutku emang gak putih-putih banget, cuma, dia juga gak hitam-hitam amat, dia juga gak pintar, dan gak bodoh, tapi, yang jelas aku suka sama dia.

aku tulis surat cinta ini, untuk Kid, kid punya nama lengkap, Kid Tisyo, mamanya orang Amerika, papanya orang Jawa. Hahaha, gak lucu sih, cuma, aneh aja. Lihat! itu Kid! aku harus segera berikan surat ini lewat lokernya sebelum dia sampai!! pikirku, dan benar saja, aku berikan di Lokernya. sesudah itu, aku lari ke belakang tiang sekolah, mengintip, dan dia datang! dia membuka lokernya mengambil sebuah surat, suratku! lalu, dia lihat sepintas dan tertawa kecil! lucu sekali! dia bawa suratku, lalu diberikan kepada kucing peliharaan sekolah kami, Azis, Kok dikasih ke kucing, sih? pikirku.

Sesampainya di kelas, aku cemberut, kesal. Karena di sekolahku, teman sebangkuku bersikap keibuan, kupanggil ia 'Bunda', "Bunda, Kid, malah ngasih Love letter yg aku buat ke kucing, kan gak lucu banget kalau kucing yang baca!" teriakku. Seisi kelas menatapku, aku tak peduli, lalu Bunda menjawabku, "Yah, kasihan, Kid gak tau sih perasaan kamu sebenarnya! apa dia terlalu santai? kalau aku, Fizi, menjawab Suratku, menyetujuiku sebagai Girlfriendnya!!!!" Teriak Bunda pula, tiba-tiba, Fizi datang, katanya, dia ingin bicara dengan Bunda, "Freskita, Gue mau ngobrol, keluar, yuk!" ajak Fizi, aku menatap Bunda, dalam hatiku aku iri.

Kid datang dengan seorang cewek di sebelahnya, panggil aja Fren, Fren katanya manis, kuat, dan pintar, tapi, dia Playgirl gak laku. aku benci sama Fren, yang udah mengambil Kid, padahal, dia kan gak suka sama Kid, ngapain mereka berdua-duaan? aku pikir, Kid juga tidak suka cewek yang genit, ternyata, aku salah, aku langsung Illfeel sama Kid, tapi, belum berarti, aku gak suka lagi sama Kid.

"Kid! Lo udah selesai tugas Bahasa Inggris? Kalau sudah, lihat, dong!" Kata Fren.
"Hahh? kenapa? iya, gue udah selesai, mau lihat kan, yaudah, Fren, ambil aja, ya, di tas gue!" Jawab Kid.
"Makasih!!" tampil senyum pepsodentnya si Fren! BT! sok imut!

Fren menghampiri tas Kid, aku kesal, aku lempar saja kecoak di tangannya, di teriak!
"AKKKKHHHHH!!! kecoak, kecoak!!!!! MAMAAAA!!!" teriaknya.
dia lalu mulai menangis, lalu datang deh, si Kid, lalu dia nanya sama si sok imut itu, Fren.
"Freenn? kenapa?" sambil memegang pundak Fren.
"Huaaaa!!!! siapa yang lempar kecoak ke tanganku sih, Kid???" Tangisnya menjadi.
"Heh!! kalian semua!! siapa yang udah ngelempar kecoak ini? NGAKU!" bentak Kid.
Wah! Kid benar-benar suka nih sama Fren. "GUE!" ucapku. "RURI!" Tampar Kid melayang ke pipi halusku. PLAK!

Aku bengong kira-kira 3 menit, lalu kutampar balik Kid, dengan berat 25 kg, merah banget pipinya Kid,!!
"HEH! Kunyuk, masalah buat lo? ngapain lo sok-sok peduli sama si Fren itu? emang dia siapa Lo? dan gue kasih tahu lo, ya! gak usah pake' nampar gue! Sakit, bego!" Judesku.
"Heh, Monster! lo tuh, yang gak jelas! si Fren kan cuman mau ngambil LKS gue, kenapa lo yang marah, lo juga, ngapain ngirim surat cinta ke loker gue???!" Bentak Kid balik.
sial! nih orang ngomongin surat cinta! semuanya melihatku, aku malu, lalu, kujawab saja, "Hah? surat cinta, emang gue yang ngirim, emang kenapa? gak suka, KASIH AJA TUH, KE KUCING!"

Aku berlari keluar kelas, menuju kamar mandi, lalu kubasahi wajahku, terutama yang merah akibat tamparan Kid.

Wajahku bengkak, begitu pula dengan Kid. kami sama-sama izin sekolah karena sakit, aku pun dirawat di RS, parah banget deh! ini sekarang, pipiku bengkak dan aku gak bisa masuk sekolah.

1 bulan kemudian, aku sudah bisa ke sekolah lagi. Kid Juga. dan akhirnya, Kid pacaran sama Fren, dan aku sendiri, membusuk dengan surat cinta yang aku tulis, sendiri.

Tuesday, February 14, 2012

STORY 5

Herlisha
Herlisha selalu saja sendiri
Herlisha adalah teman sekelasku. dia sangat pendiam, dan tidak mau bergaul, Herlisha selalu saja sendiri, lama-lama aku jadi kasihan padanya, selain itu, dia juga sering diganggu oleh teman-teman sekelasku, "Herlisha!" panggilku. spontan saja dia langsung berbalik, tetapi langsung membalikkan badannya dengan perasaan malu.
"A.. a.. ada apa, Kim?"
"Hei, aku tidak akan mengganggumu! aku cuma mau tanya kenapa kamu selalu saja diam? padahal, kamu lumayan cantik dan pintar.."
"i.. iya, sebenarnya, aku sudah mencoba berusaha bergaul tetapi, aku tidak Pede dengan Bau badanku, Kim, dan aku tahu kalau sekarang pun Kim merasakan bau busuk di dekatku, iya Kan?" lalu Herlisha mulai menangis.
"Herlisha, aku akan bantu kamu menjadi Cantik!!! aku janji!" aku pun berlari Pulang, namun terhenti, kuucapkan sekali lagi dari jauh, "Herlisha!! pokoknya kamu harus datang ke Rumahku, yaaa!! wajib!!"
Herlisha bengong, terpaku, diam.

Sorenya, aku tunggu-tunggu kehadiran Herlisha. Ting Tong. Ah! itu dia, aku berlari ke bawah, lalu membuka pintu, dan benar saja, Herlisha datang. aku langsung menariknya masuk ke rumahku, semula, ia takut, namun akhirnya tidak lagi. di kamarku, sudah kusiapkan peralatan dandan, Cake dan Cola. aku menyuruhnya duduk tegap di meja rias kesayanganku, dia pun duduk, aku mulai menata rambutnya, menyemprotkannya parfum, dan membuatnya sangaaaaaaaaatttt cantik.
Aku pun menyuruhnya melihat dirinya di kaca riasku. dia sangat kaget. dia sangat berterima kasih padaku.

Esok paginya, dia berdandan dengan sangat cantik, lalu aku memujinya, dia juga sangat bangga dengan dandanannya. tapi, semua cewek di kelasnya merasa iri, lalu menggencet Herlisha, sesudah istirahat Herlisha berlari sambil menangis dengan baju robek dan make over yang kacau, semua orang menertawakannya. aku Marah.
"hei! awas saja kalian coba untuk menertawainya lagi!" bentakku.
Semua diam, Herlisha pulang. Herlisha sedih sekali dengan kejadian tadi, lalu dia tak pernah lagi datang ke Sekolah, setelah itu, semua berasa bersalah kepadanya, lalu mengajakku berkunjung ke rumah Herlisha. Orangtua Herlisha juga sudah stress karena anaknya tidak mau sekolah lagi, akhirnya Pengintimidasi Herlisha meminta maaf, setelah itu, memberikan Herlisha sebuah kalung tanda minta maaf.
Herlisha tetap saja sedih, lalu, dengan berat hati, dia memaafkan dengan seiklasnya.
Herlisha pun mulai communicative dan